Rabu, 14 Juli 2010

Penyesalan itu selalu datang di akhir, kalau di awal itu namanya “kesadaran”

Yap. Para bloggers, hari ini saya ingin sedikit berbagi cerita, mengenai curhatan yang semoga dapat memberi masukan bagi kawan semua.

Beberapa posting lalu saya memosting sejenis artikel “sindiran” dengan model monolog, dan sebagainya. Ada juga yang saya posting murni cerpen. Tapi kali ini saya ingin mengajak para bloggers untuk sedikit “berkomunikasi” dengan saya.

Yap, tema hari ini adalah “penyesalan” atau “kesadaran” (?)

Mengapa saya angkat tema ini? Sebenarnya, karena hari ini saya dibagikan KHS [Kartu Hasil Studi] di kampus saya. Jadi, tadi siang-siang sepulang saya ada kelas, saya mengambil KHS tersebut setelah menunggu teman saya berkumpul. Ketika semua teman saya meyakinkan hasil saya bagus, saya pun memberanikan diri membuka map yang telah saya ambil. Dan voila! Saya berhasil sangat terkejut. Mengapa? Ya.. hasil saya ini begitu mencengangkan. IP saya merosot. Haha, bukan berita baik memang. Tapi, walaupun begitu saya masih mensyukuri kalau hasil IPK saya masih berada di atas angka 3 [angka 3 dalam Indeks Prestasi itu masuk dalam golongan “sangat memuaskan”]

Hmmm. Baiklah, apa yang saya lakukan? Spontan saya menangisi 2 angka “C” disana T.T dan satu angka “D” T.T sungguh sangat menyesali. Tapi? Inikah yang namanya penyesalan? Ataukah ini namanya “kesadaran”? sebagian orang tentu mengatakan ini adalah “penyesalan” karena penyesalan selalu datang di akhir. Tapi bagi saya ini justru “kesadaran” untuk saya. Dimana saya semester lima, yaitu semester depan saya harus meningkatkan prestasi belajar saya. [semoga saja prestasi belajar saya bisa kembali menjadi semester 1]



BTT [back to topic] kembali ke dalam kata penyesalan dan kesadaran.

Yah.. penyesalan selalu datang terlambat , tentu kalian semua sangat sering mendengarnya. Yah.. kalau datang di awal itu namanya baru “kesadaran”. Lalu, mengapa saya bilang KHS saya tadi bukan harus saya sadari, bukan saya “sesali”. Karena, penyesalan itu adalah bentuk respon negatif dari 'hasil akhir' dari segala perilaku kita yang tidak baik di masa lalu. Dengan kata ini banyak orang menganggap “dengan penyesalan tidak ada yang bisa diperbaiki, semuanya sudah hancur” dan lain hal lagi. Berbeda dengan kesadaran, kesadaran pasti dapat memacu kita untuk menjadi lebih baik. Dimana masih banyak kesempatan lainnya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. [ingat.. kesadaran itu adalah kondisi kita mengetahui kesalahan kita di masa lalu dan tidak boleh kita ulangi di masa depan, dan kita harus merubah kesalahan itu menjadi kebaikan]

Maka dari itu, walaupun KHS saya ini adalah hasil akhir dari semester sekarang, saya terus berharap [dan berusaha tentunya!] untuk meningkatkan lagi hasil ini menjadi masuk kategori yang terbaik [amin]. Karena, hasil hari ini bukan akhir dari segalanya. Justru hasil hari ini, adalah pemacu saya untuk lebih berusaha dalam kondisi apapun. Karena bermalas-malasan, dan “main-main” dalam mengerjakan sesuatu [termasuk “menggampangkan masalah”] tentu bukan hal yang bijak. Jadi, keep positive thinking and do your best tomorrow. Agar semuanya menjadi baik. Dan menjadi kesadaran yang sesungguhnya. Jangan sampai menjadi penyesalan. Karena harus kalian ketahui, dibalik sesuatu yang terkadang kalian anggap “penyesalan” terkadang hal itu bukanlah penyesalan sesungguhnya, ketika kita sadari ada kesempatan di masa depan untuk “merubahnya” menjadi lebih baik.


--Jadi, sadarilah suatu kesalahan yang pernah ada, sebelum kesadaran itu berubah menjadi sebuah penyesalan.--


_________________________________________________

++ dan untuk sekedar tambahan, masih berkaitan dengan beberapa posting saya sebelumnya. Negara Indonesia masih dan selalu ada di antara kita dengan sejuta kekayaannya. Dengan sejuta keindahan dan kebaikannya. Jangan kita selalu mengingat hal buruk dan keburukkannya selalu. Jangan kita selalu mengumbar kejelekan Negara ini sehingga membuat kita apatis dalam menyelesaikan masalah yang ada di Negeri ini. Jangan sampai segala sesuatunya menjadi “penyesalan” seperti yang saya katakan di atas. Teruslah berusaha sadar.. bahwa Negeri ini sangat indah dengan sejuta kekayaannya. Masih terlalu banyak kesempatan untuk mengubah Negeri ini menjadi sangat indah dan maju. Semangatlah kawan  jika Negeri ini bahagia, maka itu adalah kebahagiaan kita juga. Bukan orang lain.





 kritik, saran, dan segala komentar diterima [dimohon jangan menjatuhkan tapi ya]. Silahkan kirim pendapat kalian apapun mengenai post ini dan isinya. Terima kasih sobat semuanya.

7 comments:

Ummiega mengatakan...

terima kasih, bermanfaat untuk saya dan lainnya yang membaca...

ryankampur mengatakan...

wah bermanfaat banget...


(padahal belum baca....) hahahaa

Nurul Fitri Sora mengatakan...

@Ummiega: terima kasih komentarnya :) sama sama
@ryankampur: jiaaaah. hahaha,. baca-baca! [nodong]

Achito mengatakan...

Tetap semangat.

akusukalolipop mengatakan...

semoga ini menjadikan pengalaman. nice share :)

om rame mengatakan...

sadar bahwa penyesaLan akan datang beLakangan, maka ciptakan rasa penyesaLan ditersebut di awaL sutatu peLaksanaan.

irmansyah mengatakan...

artikel yang bermanfaat...di tunggu artikel bermanfaat selanjutnya ...

Poskan Komentar

Mohon kritik & sarannya yang membangun...
jangan menjatuhkan, ataupun semacamnya.
Terima kasih atas partisipasinya ^^

Related Posts with Thumbnails