Selasa, 05 Januari 2010

*special story for you* panic at birthday.




.........................
hening sekali kamarku ini. cahaya pagi perlahan menerobos masuk ke kamarku.
kulihat cahaya pagi itu membuka segala pori pori gordenku, sehingga nampak seperti sinar sinar kecil yang menusuk.

aku menarik selimutku.

aku beranjak dari kasurku yang masih nyaman untuk aku tidur lagi di atasnya. aku beranjak menuju jendela kamarku. menarik gordennya dan membuka sedikit jendela.
"huaaah", aku bernafas panjang seakan tak pernah menghirup udara pagi yang segar. aku melihat ke kanan dan ke kiri. suasana jalan depan rumah ku makin sepi. "hmmm...", kurasa lebih baik aku tutup saja jendelanya lagi. menikmati dinginnya ac kamarku ini, sambil memastikan tanggal berapakah sekarang.
"hah?! tanggal enam?! what the?!", aku sangat amat terkejut melihat jam digital ku itu menunjukan angka tanggal berapakah sekarang.
"tidak! tidak! tidaaaaakkk!!!", tak ada yang bisa kukatakan lagi selain 3 kata itu. ya. hanya tiga kata itu yang ada di benakku sekarang. "oh God!!! help me!!!"

aku hanya berputar kesana dan kemari. dari kamar berukuran 5 x 6 ini. berputar. "ah! dimana kaos kaki! eh bukan!! itu.. aduh.. apa ya... hmm. oiya! baju putih. celana hitam! ah! gimana ini...?! gue belum belajar sedikitpuuun!!"
"TAMAT"

**********
dengan sangat tergesa - gesa akhirnya aku berhasil mengantongi sedikit bekal untuk ujian nanti. yah... berhasil membaca setidaknya empat lembar catatan biofisika ku itu. yah.. ini dan itu.
aku juga berhasil mandi dalam waktu 15 menit saja. berhasil mencari baju hitam-putih ku. berhasil memasukkan kartu ujian, tempat pensil, kalkulator. dan yap! siap berangkat.

aku berlari keluar kamar. sedikit membanting pintu. berlari menuruni tiap anak tangga di rumahku. dan menuju meja makan untuk menjumput setidaknya satu dua helai roti tawar.

kulihat meja makan kosong. hanya ada beberapa helai roti dan beberapa selai. akupun akhirnya mengambil semua roti yang tersisa di atasnya. dan yap! lari menuju...
hmmm...
kemana lagi kalau bukan carport mobil!!!

*******
"pak! ayo berangkat sekarang! cepetan! aku udah terlambat ini! 30 menit lagi ujian! cepetaaan!!!", aku berteriak sekencang kencangnya kepada pak Karyo yang masih santai santai tidur, sambil tetap menenteng satu bungkus roti tawar yang tersisa di meja makan. Pergi tanpa pamit kepada mama dan papa. Tanpa melihat batang hidung si adik. Dan... ah! tak ada waktu memikirkan hal itu!!! aku sudah TELAAAAAT!!!!

"non? emang kita mau kemana?", pertanyaan pak Karyo sempat membuatku diam sejenak menutup pintu sebelah kiri belakang dari mobil berwarna hijau metalic yang selalu digunakan untuk membawaku ke kampus itu.

"hah? kemana? ke kampus pak!!"

"lho..? tapi..."

"udah cepetan! aku bener bener udah telat! tiga puluh menit lagi masuk! dan aku BELUM BELAJAR! aaaaah!!! tidak.", aku langsung membanting pintu. Pak Karyo pun lemas mendengar celotehanku. Dengan lemaspun ia masuk ke dalam mobil di bagian kemudinya. Yes! aku berangkat sekarang.

*****
sudah dua puluh lima menit aku terdiam di jalanan yang padat macet. dan ah.. tralala... sungguh mengesalkan. lima menit lagi ujian dimulai. tanpa persiapan. aku tidak mungkin telat.

akhirnya muncullah ide di benakku
"pak... aku turun disini aja ya?", sambil memeriksa semua barang bawaanku. dan menaruh helai roti yang tersisa di jok belakang ini.

"tapi non..."

"udah lah. hari ini aku bener bener keburu buru banget! aku turun ya... nanti aku pulang jam tiga sore...", akupun membanting pintu mobil. dan segera berlari menuju kampusku, yang masih jarak satu kilometer jika menelusuri jalan ini.

aku mengambil jalan pintas.

*****
setelah sekitar 500meter aku berjalan dan setengah berlari. aku sampai pada gerbang kampusku. kulihat suasana sudah sepi. kutengok jam tanganku. sudah menunjukan 9.45 menit. pantas saja. aku sudah telat sekitar 10 menit.
aku berlari menuju lift. untung saja lift terbuka di saat yang tepat. ku tekan angka lantai lima tempatku ujian.

sampai disana kulihat benar benar hening suasananya.
aku berlari menuju ruangan tempatku ujian. aku memasukinya. langsung duduk di bangku tempatku seharusnya.dan menarik kertas ujian dari meja pengawas.

aku duduk. memastikan semua peralatanku ada di tempat pensilku. dan menarik satu buah bolpoint dan tip-ex dari dalamnya.
aku membuka lembar jawaban. mengisi tiap bagian nama dan nomor mahasiswanya. Ya. dalam ujian itulah yang terpenting. nama mahasiswa dan nomor mahasiswa.

hmmm.. mata kuliah. jam kuliah....
semua telah kutulis rapih.

kutarik secarik kertas soalnya, dan....

"SURPRISE!!!"

aku bisa merasakan taburan kertas kertas yang dipotong kecil kecil menabuhi seluruh tubuhku dari ujung kepala hingga ujung kaki.
aku tak tau mengapa.. ada apa ini...
kurasa ulang tahunku telah lewat hari kemarin. tanpa satupun anak yang mengingatnya. ulang tahun kecil bersama kue cake yang kubeli sendiri, dan lilin ulang tahun di atasnya yang kutiup di toko bakery itu sendirian.
karena bahkan keluarga ku sedang pergi keluar kota.

"eh... kok?", aku sangat heran.

"happy birthday ya say...", beberapa teman langsung mencium pipiku sambil menjabat tanganku.

setelah usai mereka semua menyalamiku. aku bertanya dengan herannya...
"kalian gak salah liat kalender kan? gue ultah kan kemarin... bukan sekarang?", teman temanku tercengang mendengarnya.semua terdiam.

"lo lagi mimpi ya na... coba lo liat jam lo. tanggal berapa sekarang?ini ultah lo! gimana sih?", inge justru menyuruhku memastikan tanggal berapa sekarang ini.

"tanggal....he?!", aku menengok jam tanganku. dan ternyata tanggal lima sekarang ini. bodohnya aku! hahaha.

"hahahhaa", seisi kelas tertawa...

ternyata mereka memang sudah mengatur jam di kamarku agar tanggalnya menunjukkan tanggal 6, dan mereka bersekongkol juga dengan orang rumahku, untuk mengkondisikan memang sekarang tanggal 6.

"makannya na... lo itu.. kalo mau ultah gak usah pesimistis gitu... jangan jangan semalem lo mimpi ultah sendirian suram gitu ya?", ujar Tami.

"hehe...", aku tak bisa berkata apa-apa lagi. hanya tersenyum manis. Apa yang dikatakan Tami semuanya benar. Bahkan, semua pun bisa memprediksikan aku akan datang ke kampus hari ini. tanpa ingat, bahwa hari ini justru hari ulang tahunku.

dan aku berhenti berpikir dan tertawa... ketika alunan musik gitar akustik datang menghampiri telingaku. menyanyikan lagu romantis.
dan ternyata...

Adri yang selama ini diam diam kutaksir... menyatakan cintanya padaku.

Ternyata... aku salah paham di hari ulang tahunku.
Terima kasih Tuhan... kau memberikan hari ulang tahun yang spesial seperti ini, padahal kemarin kemarin aku sudah berirasat buruk soal ini... terima kasih.



"genre kali ini jauh beda sama biasanya. genre kali ini murni cerpen teenlit. sama seperti cerpen cerpen pertama yang gw bikin.

inspirator cerpen kali ini adalah temen deket gw sendiri. dia ultah hari ini... tanggal 5 Januari. tapi kayaknya dia udah sibuk mikirin ini dari kemaren. jadi, gw pun merencakan surprise kecil buat dia. hehe.

abisnya.. berburuk sangka mulu di status fb nya sama temen temen deketnya sendiri. hahaha.
biarin deh.
will see aja ya.

met ultah ndi...

besok2 gw liatin cerpen ini ke lw deh....

Happy Birthday for my mom,,, my friend,,, and my aunty


Rr Wahyu Nurul Fitri R
3.28 am
January 5th 2010

0 comments:

Posting Komentar

Mohon kritik & sarannya yang membangun...
jangan menjatuhkan, ataupun semacamnya.
Terima kasih atas partisipasinya ^^

Related Posts with Thumbnails